Compressorhead, Band Metal yang Terdiri dari Para Robot Canggih

By Michael'ikel'crash | Selasa, 10 Desember 2013 | 0 komentar


Musik metal selalu identik dengan musik yang cadas, keras, dan berat. Baru-baru ini muncul band metal yang semua personilnya terbuat dari metal yang keras dan berat, yakni Compressorhead. Band Compressorhead adalah band metal yang terdiri dari para robot canggih yang mampu memainkan musik cadas.

Band Compressorhead yang beranggotakan robot canggih ini didesain dan diprogram untuk memainkan musik classic rock dan classick metal. Band unik ini pernah tampil di New York di acara yang ulang tahun General Electric yang bertajuk “Briliant Machines”.

Konser bertajuk “Briliant Machines Rock” ini menampilkan band Compressorhead yang memainkan lagu-lagu dari The Ramones, Led Zeppelin, dan Heart in Lincold Center. Secara umum, kemampuan robot canggih di band Compressorhead ini dufah cukup baik, tetapi masih belum sebaik manusia. Tak ada yang dapat menggantikan sentuhan manusia dalam memainkan musik.

Band metal robot Compressorhead ini terdiri dari 3 anggota, yakni Fingers sebagai lead/rhythm guitar, Bones sebagai pemain bass, dan Stickboy sebagai penggebuk drum. Robot-robot canggih dari band Compressorhead ini dibuat oleh General Electric.
“GE telah menciptakan kembali apa daya dapat dilakukan melalui perangkat keras menyatu dengan perangkat lunak cerdas, dan output akan mengguncang dunia. Sebuah live band robot menunjukkan bagaimana logam dan data dapat datang bersama-sama untuk menciptakan kemungkinan-kemungkinan yang sama sekali baru, menjadi motor dari hal-hal sehari-hari seperti musik dengan cara yang inovatif,” kata eksekutif General Electric,
Seperti yang dilansir dari TG Daily (08/12/2013), musisi tak perlu khawatir terhadap keberadaan band robot Compressorhead akan menggantikan manusia karena kemampuannya masih jauh dari manusia dalam menciptakan dan memainkan musik. Penasaran? Inilah aksinya.

VIDEO : Kecelakaan Mobil 300 Km/jam, Pria Ini Selamat!

By Michael'ikel'crash | Selasa, 26 November 2013 | 0 komentar


Lihatlah kecelakan mobil berikut yang terbalik beberapa kali hingga remuk dan hancur dalam kecepatan 300 km/jam lebih. Ajaibnya, pengemudinya selamat.

Kecelakaan tersebut berakibat pada mobil yang hancur lebur dan bahkan tidak bisa dikenali sebagai kendaraan lagi. Sangat mengerikan.

Apalagi si pengemudi, pembalap Brian Gillespie tengah melarikan mobil ini pada kecepatan lebih dari 300 km/jam. Beruntung, dia selamat dari maut yang nyaris menjemputnya.

Brian mencoba memecahkan rekor kecepatan di darat dengan Honda Insight yang telah dimodifikasi secara ekstrem.

Mobil tersebut kemudian dipacu hingga menembus angka lebih dari 300 km/jam sebelum berubah menjadi gumpalan logam tak berbentuk karena kecelakaan yang sangat mengerikan.

Hebatnya, Brian hanya mengalami luka kecil saja karena insiden ini. Penasaran seperti apa kejadiannya? Simak video di bawah ini.

VIDEO : Tutorial Menggunakan MyTelkomsel

| 0 komentar

MyTelkomsel adalah aplikasi yang diluncurkan Telkomsel untuk memberikan kemudahanakses layanan pelanggan yang menggunakan smartphone dan tablet. MyTelkomsel juga memberikan informasi profile pelanggan, memudahkan isi ulang pulsa,dan pembelian paket layanan Telkomsel lainnya.

VIDEO : Cara Membuat Kamera HP Jadi Tembus Pandang

By Michael'ikel'crash | Minggu, 24 November 2013 | 0 komentar

Cara membuat kamera HP jadi tembus pandang ini bisa work di semua jenis hp, sudah coba di beberapa HP dan hasilnya berakhir sukses, tapi syaratnya kamera HP harus 1.3mp ke atas dan ada efek shepianya karna dalam kasus ini kita tidak mengandalkan infra merah tapi disini kita mengandalkan efek shepia.

VIDEO : Cara Melacak HP Pacar Dari Internet

| 0 komentar

Cara melacak HP pacar dari internet ini membutuhkan koneksi internet untuk melihatnya dari web.



Bukan untuk kejahatan!

99 Cahaya di Langit Eropa, Film Terbaru Raline Shah

| 0 komentar


Raline Shah hadir dalam film terbaru karya anak bangsa bertajuk 99 Cahaya di Langit Eropa. Dalam film tersebut, Raline Shah tampil beda sebagai Fatma, wanita cantik berhijab yang sudah memiliki seorang anak perempuan.
Fatma sendiri adalah wanita asal Turki yang menjadi imigran di Austria. Memakai hijab dan harus menggunakan bahasa asing adalah dua tantangan yang harus dihadapi bintang film 5 cm ini. Tentang keislaman dan hijab, Raline sendiri mengaku belajar banyak dari Dewi Sandra yang ikut bermain dalam film tersebut.
“Sebelum syuting saya sharing tentang Islam, tentang proses Mbak Dewi (Sandra) pakai hijab, dan perasaannya,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Film produksi Maxima Pictures tersebut digadang-gadang sebagai salah satu film terbaik dalam negeri. Apalagi film ini diangkat dari salah satu novel best seller berjudul sama karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra.
Film arahan sutradara Guntur Soeharjanto inipun ikut dibintangi oleh banyak artis terkenal. Selain Raline Shah, ada pula Abimana Aryasatya, Acha Septriasa, Marissa Nasution, Dewi Sandra, dan Fatin Shidqia Lubis.

99 Cahaya di Langit Eropa diangkat dari kisah nyata tentang perjalanan hidup Hanum di Eropa, sebuah benua yang terkesan jauh dari budaya Islam dan menjadikan orang Islam sebagai kaum minoritas.
Sebuah petualangan menyusuri jejak-jejak Islam di Eropa akhirnya dimulai. Berawal dari Paris, Cordoba, Istanbul, dan tempat-tempat menakjubkan lainnya, Hanum pun menemukan banyak hal mengagumkan yang semuanya bermuara pada satu hal, yaitu bahwa ia semakin mencintai agamanya.

 
Copyright © 2010 - 2012. MizTico.com - All rights reserved | Proudly Powered by Blogger.com
Website Design by Michael Crash | Sponsored by Google