Tips Memilih Ban Off-Road Untuk Motor Trail

By Michael'ikel'crash | Minggu, 08 Desember 2013 | 0 komentar


Memilih ban off-road yang tepat sebelum anda menjelajahi alam bersama motor trail kesayangan anda adalah salah satu persiapan yang tepat selain mengecek kondisi mesin kendaraan Anda.

Pemilihan ban untuk motor trail, terlebih lagi yang akan melakukan off-road atau race, tidak bisa sembarangan. Pasalnya, ban yang dipilih akan mempengaruhi kenyamanan, kestabilan kemudi, serta keamanan saat off-road. Ditambah ladgi dengan medan di alam bebas yang tidak bisa ditebak, membuat pemilihan ban ini semakin tidak bisa dianggap remeh.

Ban off-road ada 3 tipe, yaitu hard, intermediate dan soft. Biasanya penggemar off-road yang memiliki budget atau dana banyak, akan memiliki semua tipe ban ini. Namun bagi yang memiliki budget terbatas, akan sangat bijak untuk membeli ban tipe intermediate.

Ban off-road tipe intermediate adalah tipe yang cocok digunakan di berbagai medan, baik di medan yang keras berbatu hingga medan becek dan basah. Tipe ban ini juga handal di jalur yang keras dan licin seperti di pegunungan.

Beberapa merk ban tipe intermediate yang ada di pasar Indonesia seperti Bridgestone M403 dan M404, Dunlop tipe Geomax MX51 dan Maxxis tipe Maxx Cross IT.

Foto Yamaha R25 Versi Produksi

By Michael'ikel'crash | Kamis, 28 November 2013 | 0 komentar


Yutaka Terada, Marketing Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pernah mengatakan motor yang dijadwalkan mendarat di Tanah Air pada semester 1 tahun depan ini tidak banyak berubah dari versi prototipenya.

“Tampang tidak akan berubah banyak, namun detailnya memang berbeda-beda. Mungkin 80 persen akan mirip dengan yang di Tokyo,” jelasnya saat itu.

Dikutip dari TMC Blog, dalam foto tersebut motor sport ini kini sudah memiliki sepasang lampu yang ditempatkan di samping air scoop yang cukup besar.

Selain itu, spion dan lampu sein juga telah terpasang. Di sisi buritan, tidak lagi nampak model jok single seater melainkan diganti model split seat. R25 hasil render ini juga telah menggunakan spakbor belakang yang berperan sebagai dudukan tempat pelat nomer dan lampu sein.

Perubahan terakhir yang terlihat berada pada saluran gas buang. Jika prototipe R25 menggunakan knalpot balap Akrapovic, namun pada model produksi ini menggunakan knalpot standar mirip YZF-R6.

Sebagai informasi, Yamaha R25 memiliki dimensi panjang sebesar 2.000 mm dengan lebar 720 mm, dan tinggi 1.140 mm. R25 ini dibekali dengan mesin 249cc, 2 silinder segaris, 4 tak, perbendingin cairan dan sudah mengaplikasi sistem injeksi. Tenaga besar yang dihasilkan jantung pacunya ditransfer ke roda melalui transmisi 6 percepatan.
Galeri foto Yamaha R25 hasil rendering :

Mobil F1 Ini Dibuat dari Hard Disk 250 GB

By Michael'ikel'crash | Rabu, 27 November 2013 | 0 komentar


Apa jadinya jika hard disk 250 GB disulap jadi sebuah mobil F1 mini, sungguh menarik bukan? Berbekal kreatifitas, salah seorang teknisi di Western Digital (WD) mengubah cakram keras 250 GB jadi sebuah mobil F1 mini.

Mungkin tak ada yang menduga jika mobil F1 mini di atas dibuat dari sebuah cakram keras. Sebab, mobil F1 ini tak ada ubahnya seperti mobil mainan biasa. Bob Ryan, sang teknisi berhasil mempermaknya dengan ciamik.

Dibantu oleh anggota keluarganya, ia habiskan waktu total sekitar 400 jam atau jika dihitung rata-rata sekitar 16 hari. Karena ia bekerja di Western Digital, Bob Ryan pun menggunakan cakram keras WD yang berkapasitas 250 GB.

Untuk komponen-komponen mobil F1 mini tersebut selain hard disk yakni, ban yang menempel di badan mobil dibuat dari bahan resin yang disebut Delrin produksi Dupont. Hub roda depan dibuat dari drive motor 10.000 rpm dan 4D motors 7200 rpm untuk roda belakang.

Sedangkan di bagian bumper menggunakan aktuator hard disk WP Red dan aktuator WD Velociraptor untuk sayap belakang. Sementara di bagian mesin dibuat dari akuator WD Scorpio serta bagian samping dari WD Red HDDs.

Apa yang dilakukan Bob Ryan nampaknya patut ditiru sebagai bagian daur ulang bahkan bisa pula berkembang ke industri kreatif. Jika miliki cakram keras tak terpakai, jangalah dibuang. Dikreasikan seperti apa yang dilakukan Bob Ryan dan siap tahu bisa miliki prospek untuk bisnis.

Jorge Lorenzo Siap Tunggangi Yamaha R6 di Sentul

| 0 komentar


Jorge Lorenzo bakal kembali hadir di Indonesia. Pembalap MotoGP dari tim Yamaha Factory Racing ini akan menjajal ketangguhan Yamaha YZF-R6 di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, pada Minggu (1/12).

Datang kembali ke Indonesia untuk ke-8 kali, Lorenzo akan mengitari trek Sirkuit Internasional Sentul dengan menunggangi Yamaha R6,motor CBU Yamaha yang baru saja rilis di Indonesia.
Aksi juara MotoGP 2010 dan 2012 ini sekaligus menjadi bagian dari gelaran Yamaha ASEAN Cup Race 2013.

"Kami memberikan kesempatan istimewa ini bagi masyarakat Indonesia untuk melihat Lorenzo menunggangi R6 di Sirkuit Sentul. Sekaligus untuk memuaskan dahaga menunggu begitu lama tontonan seperti ini," ujar Eko Prabowo, GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Motor Indonesia (YMI), di Jakarta, Selasa (26/11).

Selain menyaksikan aksi Lorenzo, pengunjung Yamaha ASEAN Cup Race 2013 juga bisa melihat paddock MotoGP, museum Yamaha MotoGP, dan booth motor besar Yamaha.
Museum Yamaha MotoGP menampilkan display motor-motor bersejarah Yamaha di MotoGP, mulai dari era Kenny Roberts, Valentino Rossi, sampai Lorenzo.

Yamaha R6, yang bakal dikendarai Lorenzo di Sentul ini, adalah salah satu dari empat motor CBU Yamaha yang baru dirilis di Tanah Air pada pekan lalu.
Motor ini merupakan model supersport dengan mesin 4-cylinder inline 4V DOHC berkapasitas 599cc yang disematkan fitur YCC-T (Yamaha Chip Controlled Throttle) dan YCC-I (Yamaha Chip Controlled Intake) dari MotoGP.

Dengan dapur pacu tersebut, rival utama dari Kawasaki ER-6F ini mampu menghasilkan tenaga 123,7 hp dan torsi 65,7Nm.

Yamaha R6 hadir dengan tiga pilihan warna, yaitu Race Blue, Matt Grey, dan Competition White. Di Indonesia, motor sport ini dibanderol dengan harga Rp220 juta.

VIDEO : Kecelakaan Mobil 300 Km/jam, Pria Ini Selamat!

By Michael'ikel'crash | Selasa, 26 November 2013 | 0 komentar


Lihatlah kecelakan mobil berikut yang terbalik beberapa kali hingga remuk dan hancur dalam kecepatan 300 km/jam lebih. Ajaibnya, pengemudinya selamat.

Kecelakaan tersebut berakibat pada mobil yang hancur lebur dan bahkan tidak bisa dikenali sebagai kendaraan lagi. Sangat mengerikan.

Apalagi si pengemudi, pembalap Brian Gillespie tengah melarikan mobil ini pada kecepatan lebih dari 300 km/jam. Beruntung, dia selamat dari maut yang nyaris menjemputnya.

Brian mencoba memecahkan rekor kecepatan di darat dengan Honda Insight yang telah dimodifikasi secara ekstrem.

Mobil tersebut kemudian dipacu hingga menembus angka lebih dari 300 km/jam sebelum berubah menjadi gumpalan logam tak berbentuk karena kecelakaan yang sangat mengerikan.

Hebatnya, Brian hanya mengalami luka kecil saja karena insiden ini. Penasaran seperti apa kejadiannya? Simak video di bawah ini.

Satria F150 Fighter 1 Dilengkapi Alarm Anti Maling

By Michael'ikel'crash | Minggu, 24 November 2013 | 0 komentar


Suzuki Satria F150 adalah salah satu motor idaman kaum muda, dengan body dan desain yang sporty serta mudah untuk dimodifikasi.

Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun bereaksi dengan menghadirkan Suzuki Satria F150 Fighter 1 yang dilengkapi alarm set. Dengan sistem pengamanan lebih canggih ini tentu akan menyulitkan pencuri dalam menjalani aksinya.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan model terbaru, Suzuki Satria F150 Fighter 1 di Bali, Sabtu (2/11/2013). Model terbaru ini merupakan bagian dari perayaan Suzuki Satria F150 yang telah mencapai angka satu juta unit.

Fitur keamanan ini tertanam dalam tubuh Satria F150 Fighter 1. Alarm ini dapat diaktifkan menggunakan remote control layaknya kunci mobil.

Selain model tersebut, ada pula Fighter 1 yang tidak dilengkapi dengan system alarm. Harganya pun berada dibawah versi alarm. Seperti diketahui, Fighter 1 ini dirancang untuk merayakan satu juta unit produksi Satria F150 yang pertama kali mengawali debutnya pada 2004 silam.

Satria F150 Fighter 1 memiliki striping berbeda. Beberapa bagian seperti velg, engine cover, dan muffler end mendapat sentuhan warna majestic gold. Selain itu, anak kunci Satria Fighter 1 kini di desain lebih modern menyerupai sayap pesawat. Sebagai informasi, setiap pembelian Fighter 1 konsumen akan mendapatkan jaket eksklusif satu juta unit Suzuki Satria F150.

Selain kedua varian diatas, ada dua varian yang dilengkapi dengan aksesori. Untuk dua model ini tersedia dua warna yakni hitam dan putih – abu-abu. Keduanya mendapat sentuhan aksesori seperti stop lamp garnish chrome, air scoop garnish chrome, windshield garnish chrome, dan head lamp garnish chrome. Dengan balutan krom tentu saja membuat Satria F150 terlihat elegan.

Berikut harga empat varian Suzuki Satria F150 terbaru (harga OTR Jakarta):
  • Satria F150 Fighter 1 + Alarm = Rp20.200.000
  • Satria F150 Fighter 1 = Rp19.700.000
  • Satria F150 Hitam + Aksesori = Rp19.700.000
  • Satria F150 Putih-Abu + Aksesori = Rp19.700.000.
 
Copyright © 2010 - 2012. MizTico.com - All rights reserved | Proudly Powered by Blogger.com
Website Design by Michael Crash | Sponsored by Google